KENALI DAN PAHAMI DAMPAK STUNTING PADA KEHIDUPAN ANAK

Dinas PPKBP3A Kabupaten Bengkulu Selatan telah melaksanakan Sosialisasi Kepada kader BKB (PPKBD dan Sub PPKBD) pada tanggal 23 September 2020 di Balai Penyuluh KB Pino dan 10 Balai Penyuluh KB lainnya yang ada di Bengkulu Selatan pada hari selanjutnya.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi dalam jangka panjang atau infeksi berulang sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

Adapun dampak stunting pada jangka pendek yaitu Perkembangan terhambat, Penurunan fungsi kognitif (kecerdasan) dan Penurunan fungsi kekebalan tubuh. Sedangkan dalam Jangka Panjang Pada masa dewasa bisa menyebabkan risiko tinggi timbul penyakit degeneratif, selain itu juga bisa terkena Diabetes, kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas pada usia tua.

Stunting pada anak bisa dicegah dengan cara melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, menghindari asap rokok dan memenuhi nutrisi yang baik selama masa kehamilan antara lain dengan menu sehat seimbang, asupan zat besi, asam folat, yodium yang cukup, melakukan kunjungan secara teratur ke dokter atau pusat pelayanan kesehatan lainnya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, yaitu setiap bulan ketika anak anda berusia 0 sampai 12 bulan, setiap 3 bulan ketika anak anda berusia 1 sampai 3 tahun, setiap 6 bulan ketika anak anda berusia 3 sampai 6 tahun, setiap tahun ketika anak anda berusia 6 sampai 18 tahun, mengikuti program imunisasi terutama imunisasi dasar dan memberikan ASI eksklusif sampai anak anda berusia 6 bulan dan pemberian MPASI yang memadai.

Memantau pertumbuhan Balita di posyandu merupakan upaya yang sangat strategis untuk mendeteksi dini terjadinya gangguan pertumbuhan serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus diupayakan oleh setiap rumah tangga termasuk meningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, maupun menjaga kebersihan lingkungan  guna  menanggulangi stunting.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *